Sabtu, 19 Mei 2018


Tayangan Pornografi di Media dan Etika

 Komunikasi

Pornografi merupakan salah satu dampak negatif dari perkembangan teknologi pada saat ini. Namun sayangnya konten pornografi masih dapat dengan mudah diakses oleh semua kalangan pada saat ini. 
Menurut saya, pornografi merupakan sebagai media komunikasi yang dipertunjukan di muka umum, yang memuat kecabulan atau eksploitasi seksual yang melanggar norma kesusilaan dalam masyarakat.Tentunya tindakan ini memberikan dampak negatif pada setiap kalangan karena pornografi merusak tatanan norma-norma dalam masyarakat, merusak keserasian hidup dan keluarga dan masyarakat pada umumnya dan merusak nilai-nilai luhur dalam kehidupan manusia seperti nilai kasih, kesetiaan, cinta, keadilan, dan kejujuran.
Namun, tayangan berbau pornografi juga kerap ditayangkan di media khususnya di televisi. Media  menjadikan ini sebagai kepentingan pasar agar keuntungan lebih besar. Banyaknya masyarakat yang menyaksikan tayang tersebut maka semakin tinggi rating programnya.Keuntungan dan pragmatisme ekonomi dan pasar membuat media nyaris tak mampu berkelit untuk menunjukkan idealismenya. Media tak lagi memperlihatkan etika komunikasi dalam memproduksi sebuah tayangan.
Seharusnya tayangan  media yang seperti itu khususnya di televisi lebih disortir, karena semua kalangan akan menonton televisi terlebih  dari anak-anak yang belum mengetahui mana yang baik dan buruk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar