Tayangan Pornografi di Media dan Etika
Komunikasi
Pornografi
merupakan salah satu dampak negatif dari perkembangan teknologi pada saat ini.
Namun sayangnya konten pornografi masih dapat dengan mudah diakses oleh semua
kalangan pada saat ini.
Menurut
saya, pornografi merupakan sebagai media komunikasi yang dipertunjukan di muka
umum, yang memuat kecabulan atau eksploitasi seksual yang melanggar norma
kesusilaan dalam masyarakat.Tentunya tindakan ini memberikan dampak negatif
pada setiap kalangan karena pornografi merusak tatanan norma-norma dalam
masyarakat, merusak keserasian hidup dan keluarga dan masyarakat pada umumnya
dan merusak nilai-nilai luhur dalam kehidupan manusia seperti nilai kasih, kesetiaan,
cinta, keadilan, dan kejujuran.
Namun,
tayangan berbau pornografi juga kerap ditayangkan di media khususnya di
televisi. Media menjadikan ini sebagai
kepentingan pasar agar keuntungan lebih besar. Banyaknya masyarakat yang
menyaksikan tayang tersebut maka semakin tinggi rating programnya.Keuntungan
dan pragmatisme ekonomi dan pasar membuat media nyaris tak mampu berkelit untuk
menunjukkan idealismenya. Media tak lagi memperlihatkan etika komunikasi dalam
memproduksi sebuah tayangan.
Seharusnya
tayangan media yang seperti itu
khususnya di televisi lebih disortir, karena semua kalangan akan menonton
televisi terlebih dari anak-anak yang
belum mengetahui mana yang baik dan buruk.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar