Dilaporkan Gerindra,
Ananda Sukarlan Gandeng LBH GP Ansor
JAKARTA - Pianis Ananda Sukarlan menggandeng Lembaga Bantuan
Hukum (LBH) GP Ansor untuk mendampinginya terkait laporan Wakil Ketua Umum
Partai Gerindra Fadli Zon terhadap Ananda ke Bareskrim Polri.
Sebelumnya, Fadli Zon
melaporkan Ananda beserta sejumlah akun Twitter lainnya ke Bareskrim Polri.
Akun Ananda dilaporkan karena diduga memviralkan kabar hoaks berbentuk foto
mengenai Fadli Zon dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Dalam foto yang viral
disebutkan bahwa Fadli dan Prabowo sedang bersantap dengan penggawa Muslim
Cyber Army (MCA). Akun @stlaSoso1 mengunggah
tautan Facebook yang isinya foto Fadli dan Prabowo bersama seseorang pria.
Kicauan akun @stlaSoso1 itu kemudian di-retweet oleh Ananda Sukarlan.
Kuasa Hukum Ananda dari
LBH GP Anshor, Dendy Zuhairil mengatakan, kultweet yang dilakukan oleh Ananda
di akun Twitter @anandasukarlan tidak memiliki unsur melawan hukum.
Dendy mengatakan, kultweet
tersebut hanya meminta konfirmasi kebenaran postingan salah satu akun.
"Menurut kami dalam postingan yang diunggah Ananda Sukarlan tidak ada
unsur melawan hukum yang bisa menjerat yang bersangkutan. Itu bentuk meminta
konfirmasi kebenaran tweet itu, dan yang tahu tentang kebenaran itu Pak Fadli
Zon dan para pendukungnya," ujar Dendy, Sabtu (3/3/2018).
Ananda, kata Dendy juga
tidak me-retweet langsung dari salah satu akun tersebut, tapi me-retweet apa
yang dire-tweet oleh akun lain.
Dendy mengatakan pihaknya
tetap menghormati langkah hukum yang diambil Fadli Zon sepanjang didukung bukti
dan penafsiran yang tepat.
Di satu sisi, dia
mengatakan LBH GP Ansor juga akan mempertimbangkan langkah serupa dalam hal
terdapat postingan Fadli Zon yang dianggap mengandung hate speech maupun
provokasi
Fadli menegaskan bahwa apa
yang tertulis dalam keterangan foto tersebut adalah hoaks. Ia menjelaskan, pria
dalam foto itu bernama Eko. Ia dan Prabowo sengaja mengundang Eko yang
menjalankan nazarnya, berjalan kaki dari Madiun ke Jakarta jika Anies Baswedan
dan Sandiaga Uno memenangkan Pilkada DKI Jakarta 2017.
Sumber : Kompas.com
Headline berita Sabtu, Maret 2018
Tidak ada komentar:
Posting Komentar